Assalamualaikum
wr wb.
Salam
hangat dari saya untuk mengawali postingan kali ini, mungkin beberapa
bulan belakangan ini saya jarang posting karena rutilitas dunia saya
yang mengharuskan saya untuk menjauh dari hal seperti ini, pada tgl
25 mei 2016 kini saya tergerak kembali untuk merangkum tulisan ini
menjadi sebuah bahan pemikiran saya dan sekilas tentang hidup ini.
saya
sekarang bertempat tinggal dikarawang ,tepatnya diguro 2 karawang
wetan,kab. Karawang, saya berkerja di supermarket yang tak jauh dari
tempat tinggal saya.dan saya asli dari pekalongan,jawa tengah.
Sekilas
tentang hidup saya, namun bukan itu yang akan saya sampaikan kepada
anda wahai pembaca, hal ini berkaitan tentang apa yang akhir-akhir
ini saya alami,enta sama kah dengan kalian ataupun kalian belum
mengalami nya, hal ini datang ketika saya jatuh terlalu dalam dengan
dunia ini, terkadang saya terlalu asik didalamnya,tanpa sadar saya
telah terbuai idahnya dunia ini,siang malam,menit demi menit dan jam
demi jam hingga saya tidak tau bahwa saya telah terdorong jauh di
dasarnya,
sesungguhnya
dengan hal ini saya merugi,bagaimana tidak,ketika saya memejamkan
mata sejenak ketika saya tidur saya tidak mendengarkan apapun diluar
sana,hingga jantung ini yang sanggup mengingatkan ku kembali untuk
bangun dari tidurku.
Ketika
saya berusaha untuk bangkit terasa berat dan semakin berat,saya yakin
pada saat itu bahwa jumlah manusia dengan jumlah setan pasti jauh
lebih banyak setan.
Terlintas
dibenakku kenapa demikia,ternyata jawabanya setan lebih kekal dari
pada manusia,karena mereka hidup untuk hari awal dan sampai hari
akhir zaman ini.
Tapi
bukan berarti setan disukai ALLAH SWT, ALLAH SWT menciptakan setan
karena setan mengerti bahwa mereka diciptakan untuk membantu ALLAH
SWT dalam menjalankan tugasnya untuk menjerumusakan manusia kedalam
api neraka, karena sesunggunya mereka iri dengan manusia yang telah
diciptakan oleh ALLAH SWT sebagai mahkluk yang mulia di mata ALLAH
SWT ,karena itu setan merasa iri dengan manusia, mereka berjanji akan
selalu menjerumuskan manusi hingga akhir zaman .
Kisah
diatas mengingatkan kita sekilas tentang bagaimana setan sangat benci
dengan kita,namun ingat kita lah sesungguhnya bukan mahkluk yang
lemah,karena ALLAH SWT menciptakan kita sebagai manusia yang sangat
mulia dan untuk berperang dengan setan yang terkutuk , sesungguhnya
kita dibekali kekuatan untuk melawan mereka, namun kekuatan itu
datangnya dari diri kita sendiri, semua tergantung dengan diri kita
masing-masing,mau diarahkan kemana ilmu yang telah diberikan ini
untuk mengemban tugas berat tentang bagaimana kita hidup.
Dari
Kita mungkin banyak yang tidak mengerti apa tujuan kita didunia ini
,apakah makan,tidur,mengejar prestasi,drajat,kehormatan,hidup dan
bertahan hidup,atau ada hal lain diluar sana yang telah menanti hidup
ini untuk siap menghadapi pembalasan atas apa yang telah kita
kerjakan didunia ini. Apakah kita bekerja sama dengan setan yang
mempunyai ambisi-ambisi yang dibenci ALLAH SWT,atau kah kita berhasil
bangkit dan selalu dalam lindungannya ALLAH SWT.
Tak
sadar kita telah diberi missi dimana kita telah diuji setia waktu,
dimana waktu ini jauh lebih cepat dibandingkan dengan waktu di
akhirat nanti yang jauh lebih lama dan kekal.
Sadarilah
bahwa postingan kali ini saya abadikan karena semua berawal dari
pengalaman saya pribadi.
Tetika
saya lelah dan memutusakn untuk istirahat,maka ALLAH SWT mengingatkan
saya untuk hari akhir,tentang bagaimana hidup ini cuma missi kecil
yang telah ALLAH SWT berikan kepada kita untuk bisa menyelesaikannya
dengan baik dan tepat.
Saya
memang bukan orang yang cerdas berdakwa, namun ketika saya mencoba
untuk menyadarkan diri saya sendiri,terkadang saya merasa mampu untuk
berjuang dengan keberhasilan saya sendiri.
Saya
mencoba mengetes tentang apa itu dunia luar ,ketika saya tidur dan
memakai handshet ditelinga saya hingga saya tertidur lelap,saya tidak
mendengarkan apa-apa diluar sana, namun saya juga tidak bisa
merasakan dunia ini, sesungguhnya saya sangat merugi karena saya
bukan mahkluk yang sempurna.
Saya
berusaha mengerti ketika aktivitas dan rutilitas yang kita jalani
selama ini hanya lah kesenangan dan kerugian semata, sesungguhnya
perbandingan tidur lebih banyak dibandingkan dengan rutilitas dunia
ini,yang mungkin kita anggap kita lah manusia yang paling sibuk dan
ALLAH SWT pasti mengerti tentang kesibukan kita didunia ini, ALLAH
SWT hanya mengingatkan bagaimana missi kita sesungguhnya ketika kita
sedang tidur, karena ketika kita tidur otak kita tak akan bisa
mengendalikan tubuh kita ,hanya otak batin lah yang mengerti dan bisa
merespon dengan baik apa yang akan kita alami di luar sana, kekuatan
otak batin dengan otak duniawi ini sesungguhnya sangat jauh ,karena
otak batin mempunyai saraf yang jauh lebih banyak dan sangat kuat
dibandingkan dengan otak duniawi.
“Ingatkan
lah saya sahabat ketika saya lupa dan jauh dari nya”.
Walaupun
kita mempunyai alam sendiri-sendiri akan tetapi kita diciptakan
dengan tujuan yang sama.
Kita
bisa saling mengingatkan dan saling mengerti satu sama lain tentang
pentingnya hidup ini,tentang bagaimana sesungguhnya kita diciptakan
,tentang apa yang membuat kita hidup dan kesadaran diri tentang hari
akhir dan hari pembalasan.
Ketika
kita melihat dunia ini pasti kita akan terbuai dengan apa yang kita
lihat,tapi sadarlah dunia ini tidak lah abadi, karena keindahan surga
jauh lebih indah dibandingkan dunia ini.
Kecantikan
dunia ini tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan bidadari yang ada
disurga, ketampanan dunia ini sungguhlah tidak ada apa-apanya
dibandingkan dengan pintu surga.
Semua
indah disurga, tetapi bagaimana kita bisa memasuki alam
sana,sedangkan kita hidup didunia ini.
Kita
sering kali lupa bagaimana missi kita sesungguhnya.
ALLAH
SWT pasti bangga ketika kita bisa menyelesaikan missi ini dengan baik
sesui dengan perintahnya.
Kita
telah diberi beberapa bekal untuk menuju alam sana,namun terkadang
diperjalanan kita terlalu boros sehingga kita sering kali lupa
tentang missi kita sebenarnya.
“Ingatkanlah
saya ya robb jika saya lupa”.
Sesungguhnya
ALLLAH SWT selalu mengingatkan kita tentang pentingnya mengerti dan
memahami missi nya, karena setiap nafas yang kita hirup hanya lah
pemberiannya.
Sekian
tentang postingan kali ini,semoga bermanfaat dan menjadikan diri kita
jauh lebih baik dengan saling mengingatkan tanpa saling menjatuhkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar